Air Toren Berbau atau Keruh? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Air yang keluar dari keran tiba-tiba berbau, berubah warna, atau terlihat keruh tentu membuat tidak nyaman. Terlebih jika air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, atau keperluan rumah tangga lainnya.

👉[Chat WhatsApp Sekarang]

Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah kondisi toren air. Toren berfungsi sebagai tempat penampungan sebelum air dialirkan ke berbagai titik di rumah atau bangunan. Karena berada dalam kondisi tertutup dan tidak selalu terlihat, bagian dalam toren sering luput dari perhatian.

Seiring waktu, endapan, kotoran, lumut, atau lapisan biofilm dapat terbentuk di dalam toren. Namun, air yang berbau atau keruh tidak selalu berarti masalah pasti berasal dari toren. Kondisi sumber air, pipa, maupun instalasi lainnya juga dapat menjadi penyebab. Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Kenapa Air Toren Bisa Berbau atau Keruh?

Ada beberapa kemungkinan yang perlu diperhatikan ketika kualitas air berubah setelah melewati toren.

1. Endapan kotoran di dasar toren

Air yang tersimpan dalam waktu tertentu dapat membawa partikel kecil yang kemudian mengendap di bagian bawah toren. Jika endapan semakin banyak dan tidak dibersihkan, sebagian kotoran dapat ikut terbawa ketika air digunakan.

Kondisi ini lebih mudah terlihat ketika air tampak keruh, terutama setelah toren terisi kembali atau ketika terjadi perubahan aliran air.

2. Lumut dan biofilm

Bagian dalam toren yang lembap dapat menjadi tempat terbentuknya lumut atau lapisan biofilm. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebersihan bagian dalam wadah dan berpotensi membuat air terlihat berbeda dari biasanya.

Toren yang terkena paparan cahaya atau memiliki kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan organisme juga perlu mendapat perhatian lebih.

3. Toren sudah lama tidak dibersihkan

Toren sering berada di bagian atas rumah atau tempat yang sulit dijangkau sehingga aktivitas membersihkannya kerap ditunda. Padahal, semakin lama bagian dalam toren tidak diperiksa, semakin besar kemungkinan kotoran dan endapan menumpuk.

Misalnya, sebuah rumah menggunakan toren setiap hari tetapi tidak pernah mengetahui kapan terakhir kali toren dibersihkan. Ketika air mulai berbau atau keruh, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa sudah waktunya toren diperiksa.

4. Masalah tidak selalu berasal dari toren

Ini bagian yang sering terlewat. Jika air dari sumber sudah keruh sebelum masuk ke toren, membersihkan toren saja belum tentu menyelesaikan masalah.

Pipa distribusi, sumber air, atau bagian lain dari instalasi juga perlu diperiksa apabila perubahan kualitas air tetap terjadi setelah toren dibersihkan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Saat Air Berbau atau Keruh?

Langkah pertama adalah jangan langsung menyimpulkan bahwa sumber masalahnya adalah air PDAM atau sumber air utama. Periksa kondisi toren, terutama jika perubahan air baru diketahui setelah air ditampung.

Jika memungkinkan, lakukan pemeriksaan pada bagian dalam toren. Perhatikan apakah terdapat endapan di dasar, lumut, lapisan kotoran, atau perubahan kondisi fisik lainnya.

Apabila toren sudah lama tidak dibersihkan dan sulit dijangkau, pembersihan dapat dilakukan dengan bantuan tenaga profesional. Pembersihan toren sebaiknya tidak hanya berfokus pada bagian yang terlihat, tetapi juga memastikan kotoran dan endapan di bagian dalam ditangani dengan benar.

Untuk kebutuhan di Bogor dan sekitarnya, HMS menyediakan layanan cuci toren sebagai bagian dari layanan Cleaning & Maintenance. Jika Anda belum yakin apakah kondisi toren menjadi penyebab air berbau atau keruh, Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu sebelum menentukan tindakan.

Kapan Toren Perlu Diperiksa?

Tidak perlu selalu menunggu sampai air berubah warna atau berbau untuk memperhatikan kondisi toren. Pemeriksaan secara berkala membantu pemilik rumah atau pengelola bangunan mengetahui apakah terdapat endapan dan kotoran yang mulai menumpuk.

Beberapa kondisi yang layak menjadi perhatian antara lain ketika air tiba-tiba terlihat keruh, muncul bau yang tidak biasa, terdapat endapan, atau Anda sudah tidak ingat kapan terakhir kali bagian dalam toren dibersihkan.

Frekuensi pembersihan tidak harus sama untuk setiap bangunan. Penggunaan air, kondisi lingkungan, kualitas sumber air, serta kondisi toren dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan kapan pembersihan diperlukan.

Kesimpulan

Air toren berbau atau keruh tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai masalah pada sumber air. Kondisi toren juga perlu diperiksa karena endapan kotoran, lumut, biofilm, dan toren yang lama tidak dibersihkan dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi air.

Jika menemukan perubahan pada air, lakukan pemeriksaan mulai dari toren hingga sumber dan jalur distribusi air. Dengan begitu, penyebab masalah dapat diketahui dengan lebih tepat dan tindakan yang dilakukan tidak sekadar berdasarkan dugaan.

Tentang HMS

HMS (House Maintenance Service) merupakan penyedia jasa Cleaning & Maintenance Service di Bogor yang melayani:

  • General Cleaning
  • Cleaning AC
  • Cuci Toren
  • Perawatan Kolam Renang

Apabila Anda membutuhkan informasi atau konsultasi mengenai layanan HMS, silakan menghubungi:

Fajar Heirizwan
Marketing HMS
WhatsApp
0811-1920-3003
👉[Chat WhatsApp Sekarang]