AC yang digunakan setiap hari sering kali baru mendapat perhatian ketika mulai bermasalah. Misalnya, udara terasa kurang dingin, hembusan angin melemah, muncul bau yang tidak biasa, atau AC membutuhkan waktu lebih lama untuk membuat ruangan terasa sejuk.

Padahal, pembersihan AC sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika masalah sudah muncul. Debu yang menumpuk pada filter dapat menghambat aliran udara dan memengaruhi kemampuan AC dalam mendinginkan ruangan. Daikin juga menjelaskan bahwa filter yang kotor dapat membuat unit bekerja lebih berat, sedangkan pembersihan filter secara berkala membantu menjaga aliran udara.
Lalu, berapa kali AC sebaiknya dibersihkan? Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua AC. Frekuensinya perlu disesuaikan dengan pemakaian, kondisi ruangan, tingkat debu, dan lingkungan sekitar.
Berapa Kali AC Sebaiknya Dibersihkan?
Sebagai gambaran, pembersihan filter AC dapat dilakukan lebih sering dibandingkan pencucian atau perawatan menyeluruh pada unit. Beberapa produsen AC memberikan panduan agar filter diperiksa dan dibersihkan secara berkala. Misalnya, LG pada sejumlah modelnya merekomendasikan pemeriksaan dan pembersihan filter setiap dua minggu atau lebih sering bila diperlukan.
Sementara itu, untuk cuci AC secara menyeluruh, waktunya dapat berbeda tergantung kondisi dan intensitas penggunaan. Karena itu, daripada hanya berpatokan pada kalender, kondisi AC juga perlu menjadi pertimbangan.
AC di kamar yang digunakan beberapa jam setiap malam tentu memiliki beban penggunaan berbeda dengan AC di ruang kantor, toko, hotel, atau ruangan yang digunakan hampir sepanjang hari.
Faktor yang Menentukan Frekuensi Cleaning AC
1. Frekuensi Penggunaan AC
Semakin sering AC digunakan, semakin sering pula filter menerima udara yang membawa debu dari ruangan.
Contohnya, AC kamar tidur yang digunakan sekitar 6–8 jam setiap malam memiliki pola penggunaan berbeda dengan AC di ruang kerja yang menyala hampir sepanjang jam operasional.
Jika AC digunakan setiap hari dalam waktu lama, pemeriksaan dan pembersihan sebaiknya tidak ditunda sampai muncul gangguan.
2. Kondisi Ruangan
Kondisi ruangan juga berpengaruh. Ruangan yang memiliki banyak aktivitas atau sering membuka pintu dan jendela dapat menerima lebih banyak debu dari lingkungan sekitar.
Sebaliknya, ruangan yang relatif tertutup dan jarang digunakan mungkin membutuhkan pembersihan dengan frekuensi yang berbeda.
3. Tingkat Debu
Debu merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menentukan jadwal pembersihan AC. Filter yang semakin kotor dapat menghambat aliran udara.
Jika ketika membuka bagian filter terlihat lapisan debu yang cukup tebal, jangan menunggu AC sampai tidak dingin untuk mulai membersihkannya.
4. Lingkungan Sekitar
Lokasi rumah atau bangunan juga dapat memengaruhi kondisi AC. Rumah yang berada di lingkungan berdebu, dekat jalan yang ramai, atau area dengan banyak aktivitas luar ruangan bisa membuat unit lebih cepat kotor.
Karena itu, dua AC dengan lama pemakaian yang sama belum tentu membutuhkan jadwal cleaning yang sama.
5. Jenis Penggunaan
AC di rumah, kantor, sekolah, hotel, dan ruko memiliki pola penggunaan yang berbeda. AC yang digunakan untuk aktivitas komersial atau operasional harian dapat memiliki jam kerja yang lebih panjang dibandingkan AC di rumah.
Artinya, jadwal perawatan sebaiknya mempertimbangkan seberapa sering dan seberapa lama AC digunakan, bukan hanya usia unit.
Jangan Menunggu AC Bermasalah untuk Dibersihkan
Salah satu kesalahan yang cukup umum adalah menganggap AC belum perlu dibersihkan selama masih bisa menyala.
Padahal, AC tetap dapat beroperasi meskipun filter dan bagian tertentu mulai kotor. Masalahnya, penumpukan debu dapat mengganggu aliran udara. Akibatnya, kinerja pendinginan bisa menurun dan unit dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kondisi yang diinginkan.
Beberapa tanda yang bisa menjadi perhatian antara lain hembusan udara terasa melemah, AC tidak sedingin biasanya, muncul bau yang mengganggu, atau debu terlihat pada bagian tertentu dari unit.
Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, pemeriksaan dan pembersihan AC dapat dipertimbangkan.
Pembersihan Filter dan Cuci AC Bukan Hal yang Sama
Hal lain yang perlu dipahami adalah perbedaan antara membersihkan filter dan melakukan cuci AC.
Filter dapat dibersihkan secara berkala sesuai petunjuk pada manual unit. Namun, pembersihan bagian AC secara menyeluruh membutuhkan penanganan yang berbeda. Prosedurnya juga dapat berbeda berdasarkan jenis dan model AC.
Karena itu, pemilik AC sebaiknya mengikuti petunjuk perawatan dari produsen masing-masing unit. Untuk pekerjaan yang membutuhkan pembongkaran atau pembersihan lebih mendalam, bantuan teknisi atau penyedia jasa cleaning AC dapat dipertimbangkan.
Jadi, Kapan Waktu yang Tepat Membersihkan AC?
Tidak perlu menunggu AC rusak. Mulailah dengan memperhatikan kondisi filter dan unit secara berkala, kemudian sesuaikan jadwal pembersihan dengan pola penggunaan.
Sebagai contoh, AC yang digunakan setiap malam di rumah dapat memiliki kebutuhan berbeda dengan AC yang menyala sepanjang hari di kantor atau tempat usaha. Jika lingkungan cukup berdebu, pemeriksaan mungkin perlu dilakukan lebih sering.
Jika Anda masih bingung menentukan jadwal yang sesuai, terutama untuk beberapa unit AC sekaligus, Anda dapat berkonsultasi dengan penyedia jasa cleaning AC agar kondisi unit dapat diperiksa terlebih dahulu.
Kesimpulan
Berapa kali AC sebaiknya dibersihkan? Jawabannya tergantung pada frekuensi penggunaan, kondisi ruangan, tingkat debu, lingkungan sekitar, dan jenis penggunaan AC.
Pembersihan filter perlu dilakukan secara berkala sesuai petunjuk produsen, sementara kebutuhan cuci AC secara menyeluruh dapat disesuaikan dengan kondisi unit. Yang terpenting, jangan menjadikan AC rusak atau tidak dingin sebagai satu-satunya tanda bahwa sudah waktunya melakukan perawatan.
Dengan pemeriksaan dan pembersihan yang dilakukan secara teratur, kondisi AC dapat lebih mudah dipantau dan masalah akibat kotoran dapat diketahui lebih awal.
Tentang HMS
HMS (House Maintenance Service) merupakan penyedia jasa Cleaning & Maintenance Service di Bogor yang melayani:
- General Cleaning
- Cleaning AC
- Cuci Toren
- Perawatan Kolam Renang
Apabila Anda membutuhkan informasi atau konsultasi mengenai layanan HMS, silakan menghubungi:
Fajar Heirizwan
Marketing HMS
WhatsApp
0811-1920-3003
👉[Chat WhatsApp Sekarang]
