Kenapa Air Kolam Renang Cepat Hijau? Penyebab, Cara Mengatasinya, dan Tips Mencegahnya

Air kolam renang yang awalnya jernih bisa berubah menjadi kehijauan hanya dalam beberapa hari apabila tidak dirawat dengan baik. Kondisi ini sering membuat pemilik rumah, villa, hotel, maupun fasilitas umum bertanya-tanya, kenapa air kolam renang cepat hijau?

👉[Chat WhatsApp Sekarang]

Warna hijau pada air kolam umumnya menjadi tanda bahwa keseimbangan kualitas air sedang terganggu. Jika dibiarkan, kolam tidak hanya terlihat kurang menarik, tetapi juga menjadi kurang nyaman digunakan.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami penyebab utama air kolam berubah hijau, cara mengatasinya, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah masalah tersebut agar kolam tetap bersih dan jernih.

Penyebab Air Kolam Renang Cepat Hijau

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan air kolam berubah warna menjadi hijau. Biasanya, kondisi ini bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan kombinasi dari beberapa hal berikut.

1. Pertumbuhan Alga

Penyebab paling umum adalah berkembangnya alga di dalam air kolam.

Alga merupakan organisme kecil yang mudah tumbuh ketika kondisi air mendukung, terutama jika kadar desinfektan tidak mencukupi. Pertumbuhannya dapat berlangsung cukup cepat sehingga dalam beberapa hari air mulai terlihat kehijauan.

2. Kadar Klorin Tidak Mencukupi

Klorin berfungsi membantu menjaga kualitas air kolam.

Jika kadarnya terlalu rendah, kemampuan air dalam menghambat pertumbuhan alga akan berkurang. Akibatnya, air menjadi lebih mudah berubah warna.

Sebaliknya, penggunaan klorin juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar keseimbangan air tetap terjaga.

3. pH Air Tidak Seimbang

Selain klorin, tingkat keasaman atau pH air juga memegang peranan penting.

Apabila pH terlalu tinggi atau terlalu rendah, efektivitas bahan kimia perawatan kolam dapat menurun. Kondisi ini membuat air lebih mudah mengalami perubahan kualitas, termasuk munculnya warna hijau.

4. Sistem Filtrasi Kurang Optimal

Filter kolam berfungsi menyaring kotoran yang mengendap maupun partikel halus di dalam air.

Apabila filter jarang dibersihkan, mengalami gangguan, atau waktu operasional pompa kurang, sirkulasi air menjadi tidak optimal. Akibatnya, kotoran lebih mudah menumpuk dan mendukung pertumbuhan alga.

5. Banyak Kotoran Organik Masuk ke Kolam

Daun, debu, rumput, serangga, hingga sisa tanah yang terbawa angin dapat menjadi sumber nutrisi bagi alga.

Semakin banyak kotoran organik yang masuk ke kolam dan tidak segera dibersihkan, semakin besar kemungkinan kualitas air menurun.

Sebagai contoh, kolam renang di area terbuka yang berada di bawah pepohonan biasanya memerlukan perawatan lebih sering dibandingkan kolam yang terlindungi.

Cara Mengatasi Air Kolam yang Sudah Berwarna Hijau

Jika air kolam sudah berubah menjadi hijau, ada beberapa langkah yang umumnya dilakukan.

Membersihkan Kotoran di Permukaan dan Dasar Kolam

Langkah pertama adalah mengangkat daun, ranting, dan kotoran lain yang terlihat agar tidak terus memengaruhi kualitas air.

Memeriksa Kondisi Air

Pemeriksaan kadar pH dan kondisi air membantu menentukan langkah perawatan berikutnya agar penanganan lebih tepat.

Memastikan Sistem Sirkulasi Berfungsi

Pompa dan filter perlu dipastikan bekerja dengan baik sehingga proses penyaringan air dapat berlangsung secara optimal.

Membersihkan Dinding dan Dasar Kolam

Lumut atau alga yang mulai menempel pada permukaan kolam perlu dibersihkan agar tidak terus berkembang.

Pada kondisi air yang sudah sangat hijau atau kolam lama tidak dirawat, penanganan biasanya memerlukan waktu dan proses yang lebih menyeluruh dibandingkan perawatan rutin.

Cara Mencegah Air Kolam Cepat Hijau

Mencegah tentu lebih mudah dibandingkan mengatasi kolam yang sudah berubah warna.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  • Membersihkan daun dan kotoran setiap hari apabila diperlukan.
  • Menjalankan sistem sirkulasi air secara rutin.
  • Memeriksa kondisi air secara berkala.
  • Menjaga kebersihan area sekitar kolam.
  • Melakukan perawatan kolam secara terjadwal.

Perawatan rutin membantu menjaga air tetap jernih sekaligus mengurangi risiko munculnya lumut maupun endapan yang sulit dibersihkan.

Berapa Biaya Perawatan Kolam Renang di Bogor?

Biaya perawatan kolam renang dapat berbeda-beda tergantung ukuran kolam, tingkat kekotoran, serta kondisi di lapangan.

Sebagai gambaran, HMS menyediakan layanan perawatan kolam renang di Bogor dengan kisaran harga sebagai berikut:

  • Kolam hingga 15 m² mulai dari Rp750.000 per kunjungan.
  • Kolam 16–30 m² sekitar Rp950.000 per kunjungan.
  • Kolam 31–50 m² sekitar Rp1.300.000 per kunjungan.
  • Kolam di atas 50 m² mulai dari Rp1.600.000 per kunjungan.

Harga tersebut sudah mencakup bahan kimia standar seperti klorin dan penyeimbang pH. Namun, apabila kondisi kolam sangat kotor karena lama tidak dirawat, dapat dikenakan biaya tambahan sesuai tingkat pekerjaan yang diperlukan.

Jika Anda ingin mengetahui estimasi biaya yang sesuai dengan kondisi kolam, berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia jasa merupakan langkah yang tepat.

Kesimpulan

Air kolam renang yang cepat berubah hijau umumnya disebabkan oleh pertumbuhan alga, kadar klorin yang kurang, pH air yang tidak seimbang, sistem filtrasi yang kurang optimal, serta penumpukan kotoran organik.

Dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala, kualitas air dapat lebih mudah dijaga sehingga kolam tetap jernih, nyaman, dan siap digunakan kapan saja.

Tentang HMS

HMS (House Maintenance Service) merupakan penyedia jasa Cleaning & Maintenance Service di Bogor yang melayani:

  • General Cleaning
  • Cleaning AC
  • Cuci Toren
  • Perawatan Kolam Renang

Apabila Anda membutuhkan informasi atau konsultasi mengenai layanan HMS, silakan menghubungi:

Fajar Heirizwan
Marketing HMS
WhatsApp
0811-1920-3003
👉[Chat WhatsApp Sekarang]