Membersihkan AC secara rutin merupakan bagian penting dari perawatan perangkat pendingin ruangan. Debu dan kotoran yang menumpuk pada filter, evaporator, blower, maupun bagian lainnya dapat mengganggu aliran udara dan membuat AC bekerja kurang optimal.

Namun, membersihkan AC bukan sekadar mencuci bagian yang terlihat kotor. Cara yang kurang tepat justru dapat menyebabkan komponen rusak atau menimbulkan masalah baru. Karena itu, penting mengetahui kesalahan saat membersihkan AC agar proses pembersihan dilakukan dengan aman dan sesuai kebutuhan.
Berikut beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan, terutama ketika pemilik rumah mencoba membersihkan AC sendiri.
1. Hanya Membersihkan Filter AC
Filter merupakan bagian AC yang relatif mudah dilepas dan dibersihkan. Karena itu, banyak orang menganggap AC sudah bersih setelah filter dicuci.
Padahal, debu juga dapat menumpuk pada bagian evaporator dan blower. Jika kotoran sudah cukup banyak, membersihkan filter saja belum tentu menyelesaikan masalah.
Contohnya, filter terlihat bersih tetapi hembusan udara dari AC tetap lemah. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa bagian dalam unit indoor juga membutuhkan pemeriksaan dan pembersihan.
2. Tidak Mematikan Aliran Listrik Sebelum Membersihkan
Salah satu kesalahan yang sebaiknya tidak dilakukan adalah membersihkan AC ketika perangkat masih terhubung dengan sumber listrik.
Proses pembersihan biasanya melibatkan air atau cairan pembersih. Karena AC memiliki komponen kelistrikan, langkah pertama sebelum membersihkan adalah memastikan unit dalam kondisi mati dan sumber listrik diputus dengan aman.
Hal sederhana ini penting untuk mengurangi risiko selama proses pembersihan.
3. Menyemprot Air Sembarangan ke Unit Indoor
Mencuci AC memang membutuhkan air, tetapi bukan berarti seluruh bagian unit indoor dapat disemprot tanpa memperhatikan posisi komponen.
Air yang masuk ke bagian kelistrikan atau komponen yang tidak seharusnya terkena air dapat menyebabkan gangguan. Oleh karena itu, saat melakukan pencucian AC, bagian yang sensitif perlu dilindungi dan proses penyemprotan harus dilakukan secara terkontrol.
Kesalahan seperti ini cukup berisiko jika dilakukan tanpa mengetahui konstruksi unit AC.
4. Menggunakan Cairan Pembersih yang Tidak Sesuai
Kotoran pada AC terkadang membuat pemilik menggunakan berbagai jenis cairan pembersih agar hasilnya terlihat lebih bersih. Padahal, penggunaan bahan yang tidak sesuai dapat berisiko terhadap material atau permukaan komponen tertentu.
Tidak semua bagian AC membutuhkan bahan pembersih yang sama. Jika tidak mengetahui jenis produk yang sesuai, lebih baik menggunakan metode pembersihan yang aman atau menyerahkan bagian tersebut kepada teknisi yang memahami perawatan AC.
5. Membersihkan Sirip Evaporator Terlalu Kasar
Sirip evaporator memiliki bentuk yang tipis dan relatif mudah berubah bentuk. Membersihkannya dengan sikat atau alat yang terlalu keras dapat membuat sirip bengkok.
Sirip yang rusak atau bengkok dapat mengganggu aliran udara pada unit AC. Karena itu, proses pembersihan perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama ketika kotoran sudah menempel cukup tebal.
6. Mengabaikan Saluran Pembuangan Air
Selain bagian filter dan evaporator, saluran pembuangan air juga perlu diperhatikan. AC menghasilkan kondensasi selama proses pendinginan dan air tersebut perlu dialirkan melalui saluran drain.
Jika saluran kotor atau tersumbat, air dapat menetes dari unit indoor. Kondisi seperti ini sering dianggap sebagai masalah AC yang tiba-tiba, padahal bisa berkaitan dengan saluran pembuangan yang membutuhkan pembersihan.
7. Menganggap AC Bermasalah Pasti Karena Kotor
AC yang kurang dingin, mengeluarkan suara tidak biasa, atau mengalami gangguan tidak selalu disebabkan oleh kotoran.
Pembersihan memang dapat membantu apabila masalahnya berkaitan dengan penumpukan debu atau kotoran. Namun, gangguan lain dapat berasal dari komponen teknis, aliran listrik, sistem refrigeran, atau bagian AC lainnya.
Karena itu, jangan langsung menganggap semua masalah dapat diselesaikan dengan mencuci AC. Jika setelah dibersihkan masalah tetap muncul, pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan.
8. Tidak Menyesuaikan Pembersihan dengan Kondisi AC
Tidak ada satu metode pembersihan yang selalu cocok untuk semua kondisi. AC yang digunakan setiap hari di ruangan dengan banyak debu tentu dapat membutuhkan perhatian berbeda dibandingkan AC yang jarang digunakan.
Perhatikan kondisi filter, hembusan udara, adanya bau tidak sedap, air yang menetes, serta performa pendinginan. Tanda-tanda tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk menentukan apakah AC cukup dibersihkan secara ringan atau membutuhkan pembersihan yang lebih menyeluruh.
Cara Membersihkan AC yang Lebih Aman
Jika hanya membersihkan filter, pekerjaan tersebut umumnya dapat dilakukan secara berkala dengan mengikuti petunjuk penggunaan AC. Namun, untuk pembersihan bagian dalam unit, terutama ketika terdapat penumpukan kotoran, proses sebaiknya dilakukan dengan perlengkapan dan metode yang sesuai.
Untuk AC yang sudah lama tidak dibersihkan atau kondisinya cukup kotor, menggunakan jasa cleaning AC dapat menjadi pilihan praktis. HMS, sebagai penyedia jasa Cleaning & Maintenance Service di Bogor, menyediakan layanan cleaning AC untuk rumah, kantor, ruko, ruang usaha, apartemen, dan bangunan lainnya.
Berdasarkan flyer layanan HMS, harga cleaning AC mulai dari Rp75.000 per unit dengan minimum 5 unit. Harga tersebut dapat menyesuaikan kondisi lapangan dan pekerjaan di luar cakupan awal. Informasi harga sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum layanan dilakukan.
Kesimpulan
Kesalahan saat membersihkan AC sering kali terjadi karena proses pembersihan dianggap sederhana. Padahal, selain filter, terdapat berbagai bagian yang perlu diperhatikan dan beberapa komponen harus diperlakukan dengan hati-hati.
Menghindari kesalahan seperti menyemprot air sembarangan, menggunakan bahan pembersih yang tidak sesuai, membersihkan sirip terlalu kasar, serta mengabaikan saluran drain dapat membantu mengurangi risiko kerusakan. Jika AC sudah sangat kotor atau membutuhkan pembersihan menyeluruh, pertimbangkan menggunakan bantuan tenaga profesional.
Tentang HMS
HMS (House Maintenance Service) merupakan penyedia jasa Cleaning & Maintenance Service di Bogor yang melayani:
- General Cleaning
- Cleaning AC
- Cuci Toren
- Perawatan Kolam Renang
Apabila Anda membutuhkan informasi atau konsultasi mengenai layanan HMS, silakan menghubungi:
Fajar Heirizwan
Marketing HMS
WhatsApp
0811-1920-3003
👉[Chat WhatsApp Sekarang]
